Bukannya diantar
ke kampus malah dibawa lari ke tengah hutan di
kawasan Penfui dan dicabuli. Nasib naas tersebut
dialami MD (20) warga Kelurahan Oebobo, Rabu
(5/3/2014).
MD yang merupakan mahasiswi Universitas PGRI
NTT ini ditawari oleh Yosep Agustinus Nage warga
RT 14/RW 04 Kelurahan Fatululi, untuk diantar ke
kampus. Namun di pertengahan jalan, bukannya ke
kampus melainkan Yosep putar haluan membawa
MD ke Jalan Klaret Penfui. Di sana, MD dicabuli
oleh Yosep sekitar pukul 15.45 Wita.
Kabag Humas Polres Kupang, Kota, AKP Januarius
Mau, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa
(11/3/2014), mengatakan, kejadian tersebut sudah
terjadi Rabu lalu namun baru dilaporkan korban
pada Minggu (9/3/2014) malam. Saat ini, katanya,
pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan
sesuai alamat yang disampaikan korban mengingat
rentang waktunya sudah berjalan sekitar lima hari.
Januarius mengatakan, kejadian tersebut bermula
saat Yosep yang menawarkan jasa kepada MD
untuk mengantarnya ke kampus PGRI. Dalam
perjalanan, bukannya MD diantar ke kampus
melainkan dibawa menuju arah Penfui. Setibanya di
TKP, Yosep memarkir motornya di semak-semak
dan melakukan aksi bejatnya dengan merayu MD
untuk berhubungan badan. Namun MD mengelak
ajakan tersebut.
Yosep yang sudah dipenuhi nafsu birahi marah. Ia
menendang MD dan menginjaknya. Ia menarik baju
milik MD hingga robek. MD dibuat tidak berdaya
oleh Yosep. Melihat MD tak berdaya, Yosep
bukannya merasa iba, malah sebaliknya terus
melakukan aksi bejatnya ini. Ia meramas payudara
MD. MD pun merontak sehingga membuat Yosep
merasa tidak aman.
Yosep kemudian mengambil tas MD yang berisi
laptop merk Accer berwarna abu-abu. Karena
melihat situasi aman, MD pun kemudian lari
menyelamatkan diri. Dan, atas kejadian tersebut
MD, datang melapor ke Mapolres Kupang Kota guna
diperoses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Laporan polisi tersebut dengan Nomor: LP/B/176/
III/2014/SPK Resor Kupang Kota, Minggu
Thursday, 13 March 2014
Berita
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment