MENGEJAR IMPIAN MELALUI
PILIHAN JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
Ririn Tania Taufik : mengejar impian melalui
pemilihan jurusan pendidikan biologi
Penulisan karya
ilmiah ini
berawal dari kenyataan di Sekolah –sekolah mulai dari SD sampai perguruan tinggi
pembelajaran tidak terlepas dari peran
guru,jadi saya berani bermimpi menjadi guru melalui penulisan karya
ilmiah ini melalui metode Mengejar Impian Melalui Pemilihan Jurusan Pendidikan Biologi
Penulisan karya ilmiah ini menggunakan pendekatan tindakan terhadap jurusan biologi, dan setiap siklus ada 3 tahap yaitu
langkah persiapan, langkah pelaksanaan ,dan
langkah lanjut dalam setelah tamat dari bangku kuliah.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penulisan karya ilmiah menggunakan metode eksperimen mengejar impian melalui pemilihan jurusan pendidikan biologi untuk membangun
kesiapan dalam memutuskan pilihan kuliah.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Pendidikan sangatlah
penting bagi kehidupan suatu bangsa, karena dengan membekali warga negaranya
dengan pendidikan yang tinggi maka bangsa tersebut akan mengusai ilmu
pengetahuan dan teknologi yang sangat bermanfaat dan berguna bagi kelangsungan
hidupnya.
Pendidikan nasional
memiliki tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia
Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa dan memiliki budi pekerti yang luhur, pengetahuan dan ketrampilan
sehat jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta memiliki
rasa tanggung jawab terhadap tugasnya.
Pendidikan dipandang
sebagai salah satu faktor utama yang menentukan pertkembangan anak bangsa yaitu melalui
seorang guru. Disamping itu pendidikan dipandang mempunyai peranan penting
dalam menjamin perkembangan dan kelangsungan bangsa.
Sekolah merupakan
lembaga pendidikan yang mempunyai tugas untuk menghantarkan peserta didik untuk
mengembangkan segala potensi yang dimilikinya. Sekolah juga dipercaya sebagai
satu-satunya cara agar manusia pada zaman sekarang dapat hidup mantap dimasa
yang akan datang, keberhasilan pendidikan di sekolah sangatlah tergantung pada
proses belajar-mengajar di kelas.
Dalam pembelajaran
di sekolah, terdapat tugas berkaitan dan menentukan keberhasilan dari cara guru
memberikan materi kepada siswa.
Oleh karena itu, memilih
menjadi guru sebagai jurusan yang tepat.
Ketidak tepatan dalam pemilihan jurusan di perguruan tinggi negri nanti akan
menimbulkan kejenuhan bagi siswa dalam menerima materi yang disampaikan
sehingga materi kurang dapat dipahami yang akan mengakitbatkan mahasiswa
menjadi apatis dan malas.
Di Era Globalisasi
pendidikan sangatlah penting dimiliki oleh suatu negara agar mereka mampu
bersaing dalam menjalankan aktivitas perekonomian dan sektor-sektor yang lain,
dimana banyaknya perubahan dan tuntutan dimasa yang akan datang maka tingkat
pendidikan sarjana harus ditingkatkan, jika hal ini tidak disiapkan dengan
matang dan tidak terprogram maka siswa tersebut tidak akan mampu bersaing dan
selalu tertinggal dalam rangka meningkatkan kemampuannya.
Sampai saat ini
dunia pendidikan Indonesia dalam perkembangannya masih banyak hambatan dan
masalah yang menyebabkan rendahnya mutu dan kualitas pendidikan dari setiap
jenjang dan satuan pendidikan, khususnya pendidikan perguruan tinggi .
Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan mutu
pendidikan secara terus menerus, mulai dari berbagai pelatihan untuk
meningkatkan kualitas siswa dan gurunya, penyempurnaan kurikulum secara
periodik, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan,sampai dengan peningkatan
mutu manajemen sekolah. Namun indikator ke arah mutu kesiapan siswa untuk
memilih jurusan terbaik saat memilih jurusan di perguruan tinggi belum terlalu
di perhatikan.
Diantara
faktor-faktor diatas, kurangnya memilih jurusan untuk menentukan kuliahsaat masih SMA diduga merupakan
faktor dominan penyebab rendahnya hasil belajar mahasiswa. Salah satu model
pembelajaran yang dapat digunakan dan diduga dapat meningkatkan hasil belajar
siswa adalah dengan mengunakan metode pemilhan jurusan. Walaupun demikian, guru
harus memastikan bahwa penggunaannya sesuai dengan tujuan pembelajaran. Selain
itu siswa mendapatkan variasi dalam proses pemihan jurusan mereka di perguruan
tinggi. Daya imajinasi siswa pun akan bertambah yang pada akhirnya diharapkan
akan mendorong munculnya kreativitas siswa dan hasil belajarnya mencapai IP
diatas 3,5.
Berdasarkan pemikiran diatas, diharapkan pemihan
jurusan sejak dini ini dapat meningkatkan aktivitas dalam kegiatan belajar saya serta pembaca sehingga hasil belajar
dapat meningkat. Hal ini menjadi pertimbangan utama bagi penulis untuk
melakukan penulisan karya ilmiah dengan judul
“Memilih jurusan di PTN dengan jurusan Pendidikan Biologi ”.
“Memilih jurusan di PTN dengan jurusan Pendidikan Biologi ”.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan
uraian di atas, permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah;
1.)
Latarbelakang
jurusan Pendidikan Biologi ?
2.)
Orang
yang memotivasi saya
untuk mengambil jurusan Pendidikan Biologi ?
3.)
Pendapat
orang tua saya mengenai
jurusan yang saya
pilih ?
4.)
Bagaimana
prospect kerja Pendidikan Biologi ?
5.)
Penjelaskan
tahap dan persyaratan apa yang harus dilalui sehingga nanti bisa diterima di Pendidikan
Biologi?
1.3.
Tujuan Penelitian
Berdasarkan
rumusan di atas, tujuan yang diperoleh melalui penelitian ini adalah:
(1)
Untuk mengetahui keefektifan pemilihan jurusan
PTN sejak dini
(2)
Untuk mengetahui hasil prestasi belajar siswa di PTN nanti pada
proses pemilihan jurusan sejak awal
1.4. Manfaat
Penelitian
Secara
garis besar hasil penelitian ini diharapkan mempunyai manfaat sebagai berikut:
1.4.1 Manfaat
Teoretis
(1)
Memberikan sumbangan pengetahuan dan bahan tambahan referensi bagi pengembangan
ilmu, khususnya tentang pemilihan jurusan sejak awal di bangku SMA.
(2)
Sebagai bahan referensi untuk mengkaji semua tentang jurusan pendidikan biologi
1.4.2 Manfaat
praktis
(1)
Hasil rumusann ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi para siswa SMA
untuk lebih meningkatkan pengetahuan tentang
pemilihan jurusan sejak awal
(2)
Memberikan masukan tentang salah satu upaya dalam meningkatkan prestasi belajar
siswa di bangku kuliah nanti
1.5.
Penegasan Istilah
Penegasan
istilah dalam penelitian ini dimaksudkan untuk membatasi ruang lingkup
permasalahan yang akan dibahas untuk memperjelas batas-batasnya untuk
menghindari kesalahan penafsiran judul makalah, memudahkan dalam mengungkap isi
dan makna serta sebagai pedoman dalam pelaksanaan pemilihan jurusan. Adapun
istilah yang perlu ditegaskan antara lain:
1.5.1 Media IPTEK
Media
adalah sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan masukan dari pengirim ke
penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat,
serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses untuk mengetahui terjadi.
(Sardiman, 2002:6). Media IPTEK adalah media yang digunakan dalam pembelajaran
khususnya penggunaan internet untuk mencari sumber informasi.
1.5.2 PTN
Perguruan Tinggi Negri
1.6.
Sistematika Penulisan karya ilmiah
Secara
garis besar sistematika penulisan karya ilmiah ini terdiri dari bagian awal,
bagian isi, dan bagian akhir.
1.6.1 Bagian awal
Pada
bagian ini memuat beberapa halaman yang terdiri dari halaman judul, abstrak,
halaman pengesahan, halaman motto, dan persembahan, kata pengantar, daftar isi
dan daftar lampiran.
1.6.2 Bagian isi
Pada
bagian ini memuat 5 bab yang terdiri dari:
Bab I : Pendahuluan
Pendahuluan berisi
tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan manfaat hasil penelitian,
penegasan istilah serta sistematika penulisan karya ilmiah.
Bab II : Landasan
Teori
Landasan Teori
berisi tentang teori-teori yang membahas isi karya ilmiah.
Bab III : Metodelogi
Penelitian
penelitian berisi
tentang ruang lingkup pendidikan biologi, subyek penelitian, kelemaha
penelitian.
Bab IV : Hasil
penelitian
Hasil penelitian
berisi hasil penelitian dan pembahasan penelitian.
Bab V : Simpulan dan
Saran
Simpulan dan Saran
tentang pemilihan jurusan di PTN.
1.6.3
Bagian Akhir
Pada
bagian akhir berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran.
11
KAJIAN TEORI
Pada bab ini akan dibahas tentang teori-teori yang mendukung penerapan
pendekatan jurusan di PTN. Untuk lebih jelasnya akan diuraikan sebagai
berikut:
A.
Kajian Teori
a.
Pengertian Pendekatan jurusan
Pendekatan jurusan menganggap bahwa suatu pemilihan jurusan dimulai dengan membangun
pengetahuan yang telah dimiliki siswa.
Guru tidak dapat hanya semata-mata memberikan pengetahuan kepada siswa,
siswa harus membangun pengetahuan di dalam benaknya sendiri. Guru dapat
membantu dengan cara mengajar yang membuat informasi menjadi sangat bermakna
dan sangat relevan bagi siswa dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menemukan atau menerapkan sendiri ide-ide dan menggunakan strategi mereka
sendiri untuk belajar serta menemukan bakat dan minat khusus nya di pilihan
jurusan pendidikan biologi.
Berdasarkan pendapat atas maka dapat disimpulkan
bahwa pendekatan jurusan merupakan suatu pendekatan yang
bersifat membangun pengetahuan siswa dengan mengaitkan ilmu yang sudah ada pada
siswa dengan ilmu baru yang pada prosesnya siswa lebih banyak aktif untuk
menemukan sendiri ilmu tersebut, guru hanya berperan sebagai fasilitator dan
motivator.
b.
Latarbelakang saya memilih jurusan Pendidikan Biologi
Jurusan pendidikan bilogi akan menghasilkan calon guru Biologi yang
berkualitas, yaitu yang dapat menguasai Pembelajaran Biologi dan IPTEK,
menguasai ilmu Biologi yang berhubungan dengan Biologi sekolah dan Lingkungan,
serta mampu mengembangkan profesi sebagai guru dan dapat menjadi pengawas mata
pelajaran Biologi. Serta saya punya minat terhadap benda hidup yang akan di
kaji oleh pendidikan biologi.
c.
Orang yang memotivasi saya untuk mengambil jurusan Pendidikan Biologi
Dalam memilih
suatu jurusan, tentu saya
memerlukan suatu motivasi yang besar, sehingga membuat saya menjadi tambah
yakin dengan jurusan pilihan saya.Orang yang memotivasi saya adalah Ibunda
tercinta, 3 hal yang membuat saya tambah yakin pada kemampuan saya.
(1) komunikasi,
(2) kecerdasan,
(3) review.
Penjelasan dari uraian di atas, akan terurai pada pembahasan berikut ini:
Penjelasan dari uraian di atas, akan terurai pada pembahasan berikut ini:
1)
komunikasi, saya mampu menghidupkan suasana,sehingga
pasti bisa menciptakan situasi pembelajaran yang kondusif dan
mengasyikkan jika nantinya saya menjadi guru,serta saya mampu membangkitkan
minat seseorang terhadap topik pembelajaran yang akan
dibahas.hal itu terbukti ketika saya mengajarkan tetangga belajar yang tentunya
adik kelas serta teman sebaya.
2)
Kecerdasan, saya mampu menghafal banyak tentang
istilah-istilah
yang pasti nya nanti akan di temui jika saya memilih jurusan pendidikan biologi ,berdiskusi,
menulis, ilustrasi gambar dan sebagainya. Gagasan tersebut ada pada diri
saya
3)
Review, saya mempunyai
kesenangan terhadap aplikasi pengetahuan biologi, karena seseorang
memang
perlu merevisi gagasan dengan menambahkan suatu keterangan ataupun dengan
mengubahnya menjadi lengkap.
d.
Pendapat orang tua saya
mengenai jurusan yang saya pilih
pendapat
orang tua saya mengatakan bahwa saya pantas masuk ke pendidikan biologi artinya
mereka mendukung saya sepenuhnya karena pada masa depan hal-hal yang
berhubungan dengan makhluk hidup dan lingkungab
e. Bagaimana prospect kerja Pendidikan Biologi ?
Pendidikan
biologi tidak miskin prospek kerja. Pertanyaan yang terlontar dari teman-teman saya
adalah “Mau kerja apa kamu setelah
lulus dari Pendidikan Biologi?”. Jujur saja, saya pun menjawabnya.ya Guru lah. Sama sekali tak ada
bayangan dibenakku kalau sudah tamat kuliah nanti jadi pengangguran. Ada yang bilang juga
katanya kalau pendidikan biologi itu susah untuk terangkat jadi PNS. Entah kenapa ya anggapan – anggapan
dari temen – temen itu masuk dari telinga kanan dan kemudian keluar melalui
telinga kiri,h ilang
begitu saja, dan itu semua saya jadikan batu loncatan agar lebih dari apa
yang merreka bilang.Secara ya, mungkin saya menganggap anggapan – anggapan seperti itu yang membuat
pesimis! Tapi untungnya, saya punya seorang ibu yang bener – bener the best dah,
beliau mendukungku untuk tetap masuk ke Pendidikan Biologi, dan beliau pun berkata
menyakinkan, “pendidikan biologi selain menjadi guru juga bisa membuka sekolah,koordinasi bimbel,jadi dosen,serta penemu”. tidak mungkin hanya satu lapangan
pekerjaan yang akan di dapat jika memilih Pendidikan Biologi
f.
Penjelaskan tahap dan
persyaratan apa yang harus dilalui sehingga nanti
bisa diterima di Pendidikan Biologi?
1)
Lulusan SMA/MA jurusan IPA dengan nilai baik
2)
Lulus ujian saringan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
atau Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK),ujian mandiri dan tertulis dalam mengambil
jurusan pendidikan biologi
3)
Sehat jasmani dan rohani
g. Rencana Saya setelah lulus kuliah?
1). Menemukan suatu
hal yang baru untuk Indonesia
2). Pengaktifan pengetahuan
yang sudah ada (activating knowledge).
Karena
Guru perlu
mengetahui pengetahuan awal yang sudah ada dan akan menjadi dasar sentuhan untuk
mempelajari informasi baru. Pengetahuan tersebut akan saya bangkitkan atau dibangun sebelum
informasi yang baru di temukan oleh para ahli.
3). Menerapkan pengetahuan dan
pengalaman yang diperoleh (applying
knowledge) untuk.
(1) memperoleh keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan
keberadaan keindahan, keteraturan alam ciptaannya.
(2) mengembangkan pengetahuan dan pemahaman
konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari.
(3) mengembangkan rasa ingin tahu, sikap
positif, kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara pengetahuan alam, lingkungan,
teknologi, dan masyarakat.
(4) mengembangkan keterampilan proses untuk
menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan.
(5) meningkatkan kesadaran untuk berperan serta
dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan alam.
(6) meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam
dan segala keterangannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan.
(7) memperoleh bekal pengetahuan, konsep, dan
keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
MENGAPA PENDIDIKAN BIOLOGI ITU
PENTING?
Pendidikan adalah suatu proses atau kegiatan pembaharuan yang berlangsung secara sengaja maupun tidak, yang bertujuan untuk mengubah sikap, perilaku, perbuatan, pandangan hidup ke arah yang lebih baik.Pendidikan sebagai aktivitas berarti upaya yang secara sadar dirancang untuk membantu individu atau sekelompok orang dalam mengembangkan pandangan hidup, sikap hidup, dan keterampilan hidup, baik yang bersifat manual (petunjuk praktis) maupun mental, dan sosial. Sedangkan pendidikan sebagai fenomena adalah peristiwa perjumpaan antara dua orang atau lebih yang dampaknya ialah berkembangnya suatu pandangan hidup, sikap hidup, atau keterampilan hidup pada salah satu atau beberapa pihak.
Biologi berasal dari bahasa latin yaitu bios dan logos. Bios artinya hidup dan logos artinya ilmu. Biologi merupakan ilmu hayat. Dan secara sederhananya biologi dapat diartikan sebagai suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang tentang makhluk hidup baik hewan, tumbuhan maupun manusia, yang berukuran mikroskopis maupun makroskopis, yang hidup di air maupun di darat.
Dengan demikian pendidikan biologi merupakan suatu kegiatan baik sebagai aktivitas maupun fenomena yang berlangsung untuk mempelajari segala sesuatu tentang makhluk hidup yang diharapkan dapat memperbaiki sikap hidup, pandangan hidup, keterampilan hidup secara praktis, mental maupun sosial baik perorangan maupun masyarakat secara luas.
Pendidikan biologi memiliki arti penting yang sangat besar bagi hidup dan kehidupan manusia. Adanya cabang-cabang biologi yang mempelajari lebih spesifik tentang suatu objek permasalahan, membuat manfaat biologi menjadi lebih banyak dan lebih luas. Pendidikan biologi memberikan perubahan yang signifikan bagi kesejahteraan dan kemaslahatan kehidupan manusia. Bentuk kemaslahatan dan efek kesejahteraan yang signifikan yang diperoleh manusia dari pendidikan biologi itu sendiri mencakup berbagai bidang diantaranya adalah bidang pertanian, peternakan, kesehatan, kedokteran, ekonomi, agama dan lainnya.
Pendidikan adalah suatu proses atau kegiatan pembaharuan yang berlangsung secara sengaja maupun tidak, yang bertujuan untuk mengubah sikap, perilaku, perbuatan, pandangan hidup ke arah yang lebih baik.Pendidikan sebagai aktivitas berarti upaya yang secara sadar dirancang untuk membantu individu atau sekelompok orang dalam mengembangkan pandangan hidup, sikap hidup, dan keterampilan hidup, baik yang bersifat manual (petunjuk praktis) maupun mental, dan sosial. Sedangkan pendidikan sebagai fenomena adalah peristiwa perjumpaan antara dua orang atau lebih yang dampaknya ialah berkembangnya suatu pandangan hidup, sikap hidup, atau keterampilan hidup pada salah satu atau beberapa pihak.
Biologi berasal dari bahasa latin yaitu bios dan logos. Bios artinya hidup dan logos artinya ilmu. Biologi merupakan ilmu hayat. Dan secara sederhananya biologi dapat diartikan sebagai suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang tentang makhluk hidup baik hewan, tumbuhan maupun manusia, yang berukuran mikroskopis maupun makroskopis, yang hidup di air maupun di darat.
Dengan demikian pendidikan biologi merupakan suatu kegiatan baik sebagai aktivitas maupun fenomena yang berlangsung untuk mempelajari segala sesuatu tentang makhluk hidup yang diharapkan dapat memperbaiki sikap hidup, pandangan hidup, keterampilan hidup secara praktis, mental maupun sosial baik perorangan maupun masyarakat secara luas.
Pendidikan biologi memiliki arti penting yang sangat besar bagi hidup dan kehidupan manusia. Adanya cabang-cabang biologi yang mempelajari lebih spesifik tentang suatu objek permasalahan, membuat manfaat biologi menjadi lebih banyak dan lebih luas. Pendidikan biologi memberikan perubahan yang signifikan bagi kesejahteraan dan kemaslahatan kehidupan manusia. Bentuk kemaslahatan dan efek kesejahteraan yang signifikan yang diperoleh manusia dari pendidikan biologi itu sendiri mencakup berbagai bidang diantaranya adalah bidang pertanian, peternakan, kesehatan, kedokteran, ekonomi, agama dan lainnya.
1.Manfaat biologi dalam bidang pertanian
Meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan lahan pertanian semakin sempit dan tentu akan berakibat masalah pada pemenuhan kebutuhan pangan.. untuk itu perlu solusi untuk menanggulangi masalah yang dapat muncul, seperti kelaparan. Dan biologi memiliki peranan penting untuk usaha ini. Contohnya, untuk memaksimalkan hasil pertanian atau hasil panen padi, ilmuwan biologi melakukan penelitian tentang bagaimana cara yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan hasil panen dengan lahan yang sempit. Ditemukannya bibit padi unggul adalah salah satu hasil penelitian ilmuwan yang sudah kita rasakan manfaatnya .
Selain tanaman pangan, kebutuhan lain seperti buah-buahan dan sayur-sayuran yang sehat dan segar juga pemberantasan hama tanpa pestisida atau pemberantasan hama secara biologi (pemberantasan hama denngan menggunakan organisme lainnya) adalah merupakan hasil dan manfaat biologi dalam bidang pertanian.
2.Manfaat biologi dalam bidang kedokteran
Pendidikan biologi sangat membantu dalam bidang kedokteran, seperti ditemukannya antibiotik penisilin dari jamur oleh Alexander Fleming. Dan sampai sekarang antibiotik ini masih digunakan untuk pengobatan.
3.Manfaat biologi di bidang makanan
Banyak makanan yang dihasilkan dari pemanfaatan ilmu biologi. Biasanya makanan itu memiliki kekhasan dari segi bentuk rasanya. Contohnya seperti nata de coco, roti, keju, tempe, kecap dan masih banyak makanan lainnya. Pemanfaatan biologi dalam bidang makanan sangat membantu pemenuhan kebutuhan makanan bagi manusia yang semakin tinggi.
4.Manfaat biologi di bidang peternakan
Jumlah penduduk semakin meningkat tentu menuntut pemenuhan kebutuhan pangan meningkat juga. Selain dari tanam-tanaman, makanan yang berasal dari hewan ternak juga penting untuk dicukupi. Karena banyak zat makanan yang bernilai gizi tinggi yang dapat diperoleh dari hewan ternak. Oleh karena itu pemanfaatan biologi untuk menghasilkan bibit ternak unggul yang bisa memproduksi dalam waktu yang cepat dan jumlah yang besar sangat membantu bidang peternakan.
5.Manfaat biologi di bidang kesehatan
Pendidikan biologi membantu manusia untuk memahami dasar-dasar penyebab suatu penyakit sehingga dengannya manusia bisa mencegah diri dari berbagai penyakit yang bisa membahayakan dirinya, seperti penyakit maag, gagal ginjal, penyakit kulit, penyakit dan gangguan pada sistem pencernaan, sistem pernafasan, sistem gerak, sistem ekskresi, sistem reproduksi dan lain-lain, menjaga atau memulihkan kembali kesehatan tubuhnya . Di lembaga pendidikan tingkat SMP dan SMA, peserta didik diberi ilmu tentang struktur organ-organ tubuhnya, fungsi dari masing-masing organ tersebut, bagaimana menjaganya sehingga tidak rusak dan berfungsi sebagaimana mestinya, apa saja akibat yang terjadi jika tidak menjaga kesehatan organ-organ tubuh tersebut dan sebagainya. Dengan ilmu tersebut (walaupun ilmu itu belum cukup), peserta didik diharapkan mempunyai sikap yang positip untuk hidup sehat. Dan tentunya akan meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat.
6.Manfaat biologi di bidang ekonomi
Pemanfaatan bioteknologi (yang merupakan salah satu cabang ilmu biologi) untuk menghasilkan makanan selain bergizi tinggi juga dapat bernilai ekonomi tinggi. Campur tangan manusia dalam vegetatif buatan untuk menghasilkan tanaman yang unik, budidaya tanaman, ilmu peningkatan hasil pertanian dan peternakan dan lainnya bisa menghasilkan materi yang tidak sedikit. Dan pemanfaatan biologi telah memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk membuka usaha sendiri sehingga dengan itu akan meningkatkan income masyarakat luas. masyarakat dapat menambah pendapatannya sehingga ekonomi masyarakat juga membaik., ada bahasan tentang bagaimana cara meningkatkan produksi tanaman, bagaimana memperbanyak tanaman dalam waktu yang singkat, bagaimana memodifikasi tanaman hias tertentu sehingga lebih menarik dan mempunyai nilai ekonomis dan seterusnya, dan itu bisa dimanfaatkan manusia untuk pertanian yang lebih baik untuk hasil yang lebih baik.
Pendidikan biologi telah memberikan banyak hal untuk manusia. Biologi memberikan kita kesempatan untuk memperoleh pengetahuan tentang diri kita dan makhluk hidup lainnya yang berguna bagi kehidupan kita sehari-hari. Mempelajari tentang diri kita berarti kesempatan untuk lebih mengenal siapa diri kita, jati diri kita. Semakin kita mengenal diri kita semakin kita mengenal Tuhan kita, dan ini akan membawa ummat manusia semakin dekat dengan Tuhannya, dan pada akhirnya akan berdampak pada tatanan sosial yang semakn baik.
Banyak manfaat biologi bagi kahidupan manusia. Pemanfaatan biologi yang proporsional akan membawa dampak baik bagi kesejahteraan manusia baik secara materi maupun immateri.
BAB III
METODE PENELITIAN
S1 Pendidikan Biologi
GELAR LULUSAN
Sarjana Pendidikan (S.Pd.)
TUJUAN BERADA DI
UNIVERSITAS DENGAN JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
1.
Menghasilkan Sarjana Pendidikan Biologi yang berkualifikasi
unggul.
2.
Memiliki integritas dan motivasi yang tinggi serta bersifat
terbuka.
3.
Memiliki daya inovatif dalam bidang Pendidikan, Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi.
4.
Mengembangkan Ilmu Pendidikan dan Biologi.
5.
Mampu melaksakan penelitian dan pengabdian masyarakat dalam
bidang Pendidikan dan Biologi.
KOMPETENSI
Lulusan Program Studi Pendidikan Biologi diharapkan memiliki:
1.
Kompetensi Pedagogik
a.
Terampilan mengelola proses pembelajaran biologi di tingkat
pendidikan dasar dan menengah.
b.
Mampu mendayagunakan berbagai media dan sumber belajar
(termasuk alam sekitar) untuk pembelajaran biologi di sekolah.
c.
Mampu mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran.
d.
Memiliki kemampuan untuk memahami karakteristik peserta didik
dari aspek fisik, sosial, emosional dan memahami kesulitan belajar siswa.
2.
Kompetensi Kepribadian
a.
Memiliki kepribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan
berwibawa yang menjadi teladan bagi peserta didik.
b.
Memiliki kemampuan untuk meningkatkan motivasi siswa sesuai
dengan tuntutan profesinya.
3.
Kompetensi Profesional
a.
Memahami hakikat biologi sebagai disiplin ilmu.
b.
Memahami hakikat pendidikan biologi.
c.
Mampu memanfaatkan ICT (Information and Communication Technology)
dalam mendalami biologi, mengikuti perkembangan metode pembelajaran terkini serta
merancang pembelajaran menggunakan komputer.
4.
Kompetensi Sosial
a.
Mampu berkomunikasi yang efektif baik lisan maupun tulisan
dengan siswa, tenaga administrasi, sesama guru, orang tua/ wali siswa serta
masyarakat sekitar sekolah berada.
b.
Memiliki kemampuan menerapkan pengetahuannya dalam memecahkan
permasalahan yang terjadi di masyarakat.
KRITERIA KELULUSAN
Mahasiswa dapat lulus dari Program Studi Pendidikan Biologi
jika telah menempuh minimal 144 SKS. Tiap semester mahasiswa diperkenankan
mengambil mata kuliah dengan beban maksimal 24 SKS. Indeks prestasi semester
yang diperoleh mahasiswa menentukan jumlah SKS yang diambil untuk semester
berikutnya. Indeks prestasi semester dan kumulatif dihitung berdasarkan
ketentuan yang telah ditetapkan universitas. Mahasiswa juga harus mempunyai
kemampuan dalam bahasa Inggris yang dinyatakan dengan sertifikat TOEFL dengan skor 425, serta
telah mengikuti program sertifikasi Komputer/Teknologi Informasi.
144 ; 24 = 6semester
No comments:
Post a Comment