Saturday, 12 October 2013

Algoritma


Algoritma

Pengetian
Algoritma berasal dari kata algoris dan ritmis yang pertama kali diungkapkanoleh Abu Ja’far Mohammad Ibn Musa Al Khowarizmi (825M) dalam buku Al-Jabr Wa-al Muqobla. Dalam pemrograman algortima berarti suatu metode khususyang tepat dan terdiri dari serangkaian langkah-langkah yang terstruktur dandituliskan secara sistematis yang akan dikerjakan untuk menyelesaikan masalah dengan bantuan komputer.Secara sederhanya algoritma dapat didefinisikan urutan langkah-langkah logispenyelesaian masalah yang disusun secara sistematis. Kata logis berarti bahwa nilai kebenarannya harus dapat ditentukan, benar atau salah. Langkah-langkah yang tidak benar dapat memberikan hasil yang salah
.
Contoh :

Misalkan terdapat dua buah gelas, gelas A dan gelas B. Gelas A berisi air berwarna merah dan gelas B berisi air berwarna biru, kita ingin menukartan isi air kedua gelas tersebut, sehingga gelas A berisi air berwarna biru dan gelas B berisi air berwarna merah.
Dari permasalahan diatas algoritma adalah bahwa untuk menukarkan isi air pada gelas A dengan isi air pada gelas B maka dibutuhkan sebuah gelas bantuan yang dipakai untuk menampung salah satu air dalam gelas tersebut misalkan gelas C. Sehingga algoritma yang benar dari permasalah diatas adalah Algoritma Tukar Isi Gelas Tuangkan air dari gelas A ke gelas C Tuangkan air dari gelas B ke gelas A Tuangkan air dari gelas C ke gelas B
Hubungan  Algoritma : 
Algoritma

Pengetian
Algoritma berasal dari kata algoris dan ritmis yang pertama kali diungkapkanoleh Abu Ja’far Mohammad Ibn Musa Al Khowarizmi (825M) dalam buku Al-Jabr Wa-al Muqobla. Dalam pemrograman algortima berarti suatu metode khususyang tepat dan terdiri dari serangkaian langkah-langkah yang terstruktur dandituliskan secara sistematis yang akan dikerjakan untuk menyelesaikan masalah dengan bantuan komputer.Secara sederhanya algoritma dapat didefinisikan urutan langkah-langkah logispenyelesaian masalah yang disusun secara sistematis. Kata logis berarti bahwa nilai kebenarannya harus dapat ditentukan, benar atau salah. Langkah-langkah yang tidak benar dapat memberikan hasil yang salah
.
Contoh :

Misalkan terdapat dua buah gelas, gelas A dan gelas B. Gelas A berisi air berwarna merah dan gelas B berisi air berwarna biru, kita ingin menukartan isi air kedua gelas tersebut, sehingga gelas A berisi air berwarna biru dan gelas B berisi air berwarna merah.
Dari permasalahan diatas algoritma adalah bahwa untuk menukarkan isi air pada gelas A dengan isi air pada gelas B maka dibutuhkan sebuah gelas bantuan yang dipakai untuk menampung salah satu air dalam gelas tersebut misalkan gelas C. Sehingga algoritma yang benar dari permasalah diatas adalah Algoritma Tukar Isi Gelas Tuangkan air dari gelas A ke gelas C Tuangkan air dari gelas B ke gelas A Tuangkan air dari gelas C ke gelas B


No comments:

Post a Comment