Kemunculan Android
Android merupakan sistem operasi berbasis Linux yang
dikembangkan oleh Android Inc dan dibeli Google pada tahun 2005. Awalnya
Android dikembangkan sebagai sistem operasi kamera digital, namun segera
dialihkan ke smartphone setelah mempertimbangkan pangsa pasar
yang lebih luas.
Tidak lama kemudian, purwarupa Android berhasil diselesaikan
dan diberi nama Sooner. Desain awal Sooner menyerupai ponsel
BlackBerry dengan keypad QWERTY tanpa dukungan layar sentuh.
Seiring waktu, Sooner didesain ulang agar mendukung layar sentuh. Tujuannya
agar dapat berkompetisi dengan iPhone dan LG Prada.
Babak baru perkembangan Android ditandai dengan
pendirian konsorsium Open Handset Alliance pada 5 November 2007.
Konsorsium ini diikuti oleh perusahaan teknologi dan perusahaan layanan
telekomunikasi terkemuka, seperti Google, Samsung, Qualcomm, HTC, Sony, dan
lain sebagainya.
Melalui konsorsium ini diumumkan jika mereka akan menerapkan
standar terbuka untuk perangkat mobile dan Android terpilih
sebagai yang pertama. Tahun 2008, produk smartphone Android
pertama diluncurkan di bawah bendera HTC dengan nama HTC Dream yang dikenal
juga dengan nama G1.
Revolusi yang dibawa iPhone
Pada tahun 2007 Steve Jobs berhasil “mengubah dunia” kembali
melalu iPhone. Ia berhasil menggabungkan 3 produk hebat; iPod berlayar lebar,
telepon seluler, dan perangkat komunikasi internet ke dalam satu produk bernama
iPhone.
iPhone pertama ini menawarkan teknologi multitouch tanpa stylus, multitasking,
sinkronisasi dengan iTunes, serta kemampuan memutar film berdurasi
panjang. Meski memiliki segudang kelebihan, iPhone juga memiliki kelemahan
yaitu belum mendukung 3G. Padahal kompetitornya, seperti N95, sudah mendukung
koneksi ini.
Di tahun ini juga Time menobatkan iPhone
sebagai Best Invention of 2007. Time menyebut
iPhone sebagai sebuah platform, bukan sekadar telepon
biasa. Alasannya karena iPhone seakan-akan menjejalkan OS X—sistem operasi
komputer Apple—ke dalam perangkat yang mungil. Klaim Time bukan
tanpa alasan. iOS menggunakan
fondasi Darwin, yang merupakan dasar dari OS X.
Selain itu, iPhone memelopori pembuatan perangkat sesuai
keinginan vendor, tidak lagi terjebak pada kemauan operator telekomunikasi. Ini
membuat semakin banyaksmartphone inovatif yang hadir, seperti yang
dapat dinikmati sekarang ini.
Tipe Pengadopsi Produk
Berdasarkan perkembangan smartphone di Indonesia
saat ini dimana kemungkinan smartphone mulai terlihat perkembangannya pada
tahun 2010an yang mana versi androidnya yaitu gingerbread dan iklan messenger
bertebaran dimana mana seperti kakaotalk,line,whatsapp dan lain sebagainya.Dari
Analisis versi android,saya mendapatkan smartphone pertama versi Jellybean pada
tahun 2013.Pada tahun itu Jelly Bean merupakan sistem os android terupdate dan
terbaru.Maka dengan menggunakan android versi 4.2 jellybean dengan analisa ini
saya termasuk pengguna awal.Hal ini disebabkan karena pada saat tersebut Masih
ada yang menggunakan blackberry dan symbian.
Analisis
Berdasarkan Teori dan Kondisi Riil
Dari
kondisi yang dialami oleh saya sebagai mahasiswa saya membutuhkan smartphone
ini sebagai suatu kebutuhan dan bukan sebagai sensasi alasannya
·
Aplikasi Smartphone
dapat menunjang berbagai macam perkuliahan seperti kamus, youtube, pembaca
dokumen,logika persentasi, manajemen waktu dan manajemen keuangan
·
Simpel dibawa kemana -
mana tidak seperti laptop/notebook cukup merepotkan untuk membawanya ke kampus
·
Akses Informasi sangat
cepat sehingga dapat diperoleh secara mudah tanpa perlu ke warnet
No comments:
Post a Comment